Showing posts with label Pariwisata Indonesia. Show all posts
Showing posts with label Pariwisata Indonesia. Show all posts

FENOMENA PELANGI DI AIR TERJUN TELUN BERASAP JAMBI

Fenomena Pelangi Di Air Terjun Telun Berasap Jambi


Fenomena, Pelangi, Di, Air, Terjun, Telun, Berasap, Jambi

Air Terjun Telun Berasap yang terletak di desa Telun Berasap, Kecamatan Kayu Aro, Kabupaten Kerinci, Jambi. Air yang mengalir melalui tebing-tebing terjal ini jatuh ke bebatuan setinggi 50 meter yang kemudian berhilir ke Danau Gunung Tujuh. Danau Kaldera tertinggi di Asia Tenggara.

Air Terjun Telun berasap menawarkan panorama alam yang asri. Masyarakat sekitar menamakan Air Terjun Telun Berasap karena di sekitar air terjun tersebut selalu diselimuti kabut air yang seolah-olah menyerupai asap putih akibat dari derasnya air yang jatuh di bebatuan dan menguap kembali seperti kabut. Sesekali bila ada sinar matahari, kabut ini akan menciptakan pelangi di sekitar air terjun, sangat menggagumkan.

Keunikan Air Terjun Telun Berasap adalah adanya sebuah gua yang cukup luas yang berada di balik air terjun tersebut. Namun karena airnya yang memang sangat deras sepanjang waktu hingga jarang ada orang yang dapat masuk menyelusur kedalam gua secara menyeluruh.

Fenomena, Pelangi, Di, Air, Terjun, Telun, Berasap, Jambi

Untuk menikmati keunikan dari pemandangan air terjun ini para wisatawan dapat memilih beberapa cara yaitu dapat menikmati pemandangan dari ketinggian salah satu pondok  yang ada di sekitar Air Terjun Telun Berasap atau anda bisa mencapai puncak dari atas air terjun tersebut tepatnya di pinggir tebing Air Terjun Telun Berasap.  

Untuk mencapai air terjun ini, Anda harus dapat mencapai Kota Sungai Penuh yang berjarak sekitar 10 jam perjalanan dari Kota Jambi. Kemudian dari Kota Sungai Penuh anda bertolak ke Desa Telun Asap yang berjarak sekitar 60 Km. Dari desa tersebut Anda cukup berjalan kaki ke Air Terjun Telun Berasap yang hanya berjarak 300 meter.

Bila anda ingin menginap, anda bisa menggunakan rumah-rumah penduduk sekitar untuk bermalam. Karena Hotel Kelas Melati dan Greenhouse hanya ada di Kota Sungai Penuh.




PENEMUAN GUA LOKALE - TERPANJANG DAN TAK BERUJUNG DI DUNIA

Penemuan Gua Lokale - Terpanjang Dan Tak Berujung Di Dunia


Penemuan, Gua, Lokale, -, Terpanjang, Dan, Tak, Berujung, Di, Dunia

- Sejarah Singkat Penemuan Gua

Gua Lokale yang pada awalnya bernama Gua Wikuda terletak di kaki gunung Debukherla, Kampung Abutpuk, Distrik Wosilimo, Kabupaten Jayawijaya, Papua, Indonesia.

Gua Lokale ditemukan pada tahun 1962 oleh tuan Kalet Entama yang secara tidak sengaja menemukan keberadaan gua saat dia sedang membabat rumput di perkebunannya ketika secara tiba-tiba keluar burung walet dari sebuah lubang di kaki bukit. Setelah diselidiki ternyata lubang tersebut cukup besar dan mencoba masuk ke dalam lubang dengan menggunakan penerangan obor dengan mengajak 3 orang temannya mereka masuk sampai kedalaman 200 meter.

Sampai akhirnya pada tahun 1992 seorang pemuda bernama Beny Walela yang akrab di panggil Boas Walela dengan mengajak rekan-rekannya untuk membangun gapura di mulut gua, memberi pagar dan membersihkan taman di sekitar gua untuk selanjutnya melaporkan Gua Lokale ini ke Pemerintah melalui DPRD KNPI Kabupaten Jayawijaya dan Dinas Kebudayaan setempat. Sehingga keberadaan Gua Lokale diresmikan pada 25 Maret 1993.

Penemuan, Gua, Lokale,-, Terpanjang, dan,tak,berujung,Di, Dunia

Gua lokale terbentuk dari bebatuan kapur dan disekitar gua terdapat hutan pinus. Pintu masuk gua terbentuk celah sempit dan terdapat tangga masuk ke dalam gua. Di dalam gua sangatlah gelap sehingga anda diwajibkan membawa senter atau penerangan lainnya. Di dalam gua banyak terdapat stalagmit dan stalagtit pada langit-langit gua. Stalagmit tersebut berbentuk bintang-bintang. Di dalam gua juga terdapat dua aula besar. Di salah satu dinding gua memiliki rongga yang apabila di ketuk akan menimbulkan bunyi gendang.    

Gua Lokale berarti gua pencipta Tuhan Yang Maha Esa sehingga gua ini bukan merupakan milik perorangan atau suku tetapi gua ini adalah milik bersama.

Sampai saat ini Gua Lokale belum pernah di temukan ujungnya, Menurut pemandu setempat gua ini terkahir di kunjungi ahli gua dari Amerika Serikat. Masuk kedalam gua pukul 6 pagi dan keluar pukul 6 sore hari berikutnya tidak dapat mencapai ujung gua. Dan mungkin saja akan menjadi gua terpanjang di dunia. Sehingga bagi anda para petualang gua dimanapun berada silahkan datang dan menikmati keindahan yang ada di dalam gua sambil mencapai ujung gua.


Sumber: 
- William Walela
- Wikipedia

 

 




TEMPAT WISATA INDONESIA YANG MENDUNIA

Tempat Wisata Indonesia Yang Mendunia


- Pariwisata merupakan salah satu sektor ekonomi yang sangat penting bagi Indonesia. Pariwisata di Indonesia menempati urutan ketiga dalam hal penerimaan devisa setelah komoditi minyak dan gas bumi. 

Kekayaan alam Indonesia merupakan komponen penting dalam dunia Pariwisata di Indonesia. Alam Indonesia yang mempunyai iklim tropis dengan 17.508 pulau yang ada serta garis pantai terpanjang ketiga di dunia setelah Kanada dan Uni Eropa.

Indonesia juga merupakan negara kepulauan terbesar dengan jumlah penduduk terbanyak di dunia

Pantai-pantai di Bali, tempat menyelam di Bunaken, Gunung Rinjani di Lombok, dan berbagai taman nasional di Sumatera merupakan contoh tujuan wisata alam di Indonesia. Tempat-tempat wisata itu didukung dengan warisan budaya yang kaya yang mencerminkan sejarah dan keberagaman etnis Indonesia yang dinamis dengan 719 bahasa daerah yang dituturkan di seluruh kepulauan tersebut. Borobudur, Toraja, Yogyakarta, Minangkabau, dan Bali merupakan contoh tujuan wisata budaya di Indonesia. Hingga 2010, terdapat 7 lokasi di Indonesia yang telah ditetapkan oleh UNESCO yang masuk dalam daftar Situs Warisan Dunia Sementara itu, empat wakil lain juga ditetapkan UNESCO dalam Daftar Representatif Budaya Takbenda Warisan Manusia yaitu wayang, keris, batik dan angklung.

Dari sekian banyaknya pulau di Indonesia banyak tercipta pulau-pulau yang sangat mempesona dan menakjubkan hingga telah di kenal luas di dunia. Berikut ini kami sajikan 11 Tempat Wisata Di Indonesia Yang Mendunia. Selamat menyimak.  

1. Pantai Kuta

Tempat, Wisata, Indonesia, Yang, Mendunia

Pantai Kuta adalah sebuah tempat pariwisata yang terletak di sebelah selatan Denpasar, ibu kota Bali, Indonesia. Kuta terletak di Kabupaten Badung. Daerah ini merupakan sebuah tujuan wisata turis mancanegara, dan telah menjadi objek wisata andalan Pulau Bali sejak awal 70-an. Pantai Kuta sering pula disebut sebagai pantai matahari terbenam (sunset beach) sebagai lawan dari pantai Sanur.

2. Kepulauan Raja Ampat

Tempat, Wisata, Indonesia, Yang, Mendunia

Kepulauan Raja Ampat merupakan rangkaian empat gugusan pulau yang berdekatan dan berlokasi di barat bagian Kepala Burung (Vogelkoop) Pulau Papua. Secara administrasi, gugusan ini berada di bawah Kabupaten Raja Ampat, Provinsi Papua Barat. Kepulauan ini sekarang menjadi tujuan para penyelam yang tertarik akan keindahan pemandangan bawah lautnya. Empat gugusan pulau yang menjadi anggotanya dinamakan menurut empat pulau terbesarnya, yaitu Pulau Waigeo, Pulau Misool, Pulau Salawati, dan Pulau Batanta.

3. Candi Borobudur


Tempat, Wisata, Indonesia, Yang, Mendunia

Borobudur adalah sebuah candi Budha yang terletak di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Indonesia.  Candi berbentuk stupa ini didirikan oleh para Penganut Agama Budha Mahayana sekitar Abad ke-8 masehi pada masa Pemerintahan Wangsa Syailendra. Borobudur adalah Candi atau kuil terbesar di dunia sekaligus monumen Budha terbesar di dunia.

4. Pantai Sanggigi, Lombok


Tempat, Wisata, Indonesia, Yang, Mendunia

Pantai Sanggigi terletak di sebelah barat pesisir Pulau Lombok. Pesisir pantainya masih asri. Pemandangan bawah lautnya sangat indah. Para wisatawan dapat melakukan selam dipermukaan (snorkeling) sepuasnya karena ombaknya tidak terlalu besar. Terumbu karangnya menjulang ke tengah sehingga menyebabkan ombak besarnya memecah di tengah lautan. 

5. Taman Laut Bunaken


Tempat, Wisata, Indonesia, Yang, Mendunia

Taman Laut Bunakan adalah taman laut yang terletak di Sulawesi Utara, Indonesia. Taman yang berada di Segitiga Terumbu Karang menjadi habitat bagi 390 spesies terumbu karang serta berbagai jenis ikan, moluska, reptil dan mamalia laut lainnya. Taman Laut Bunaken merupakan perwakilan ekosistem laut Indonesia. Yang meliputi padang rumput laut, terumbu karang dan ekosistem pantai. 

6. Danau Toba

Tempat, Wisata, Indonesia, Yang, Mendunia

Danau Toba adalah danau vulkanik dengan panjang 100 Km serta lbar 30 Km yang terletak di Propinsi Sumatera Utara, Indonesia. Danau ini merupakan danau terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara. Di tengah danau terdapat sebuah pulau vulkanik yang bernama Pulau Samosir. 

7. Pulau Komodo


Tempat, Wisata, Indonesia, Yang, Mendunia


Pulau Komodo adalah sebuah pulau yang terletak di Kepulauan Nusa Tenggara. Pulau Komodo dikenal sebagai habitat asli hewan komodo. Pulau ini juga merupakan kawasan Taman Nasional Komodo yang dikelola oleh Pemerintah Pusat. Pulau Komodo berada di sebelah timur Pulau Sumbawa, yang dipisahkan oleh Selat Sape.

Secara administratif, pulau ini termasuk wilayah Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Indonesia. Pulau Komodo merupakan ujung paling barat Provinsi Nusa Tenggara Timur, berbatasan dengan Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Di Pulau Komodo, hewan komodo hidup dan berkembang biak dengan baik. Hingga Agustus 2009, di pulau ini terdapat sekitar 1300 ekor komodo. Ditambah dengan pulau lain, seperti Pulau Rinca dan dan Gili Motang, jumlah mereka keseluruhan mencapai sekitar 2500 ekor. Ada pula sekitar 100 ekor komodo di Cagar Alam Wae Wuul di daratan Pulau Flores tapi tidak termasuk wilayah Taman Nasional Komodo.

8. Taman Nasional Baluran


Tempat, Wisata, Indonesia, Yang, Mendunia

Baluran adalah Afrikanya Indonesia, Taman nasional ini merupakan perwakilan ekosistim hutan yang spesifik kering di Pulau Jawa. Taman ini terdiri dari Type Vegetasi Savana, Hutan Mangrove, Hutan Musim, Hutan Pantai, Hutan Pegunungan Bawah, Hutan Rawa dan hutan yang selalu hijau sepanjang tahun. Sekitar 40% type vegetasi savana mendominisi kawasan Taman Nasional Baluran yang terletak di wilayah Banyuputih, Situbondo, Jawa Timur, Indonesia. 

9. Green Canyon, Jawa Barat


Tempat, Wisata, Indonesia, Yang, Mendunia

Green Canyon bukanlah Grand Canyon Amerika, Tapi Green Canyon Pangandaran. Green Canyon yang awalnya disebut "Cukang Taneuh", bahasa Sunda untuk menyebut jembatan Tanah, karena disini ada jembatan yang lebarnya 3meter terbuat dari tanah berada di atas tebing kembar di tepi sungai. Keajaiban alam yang spektakuler ini tentu tidak akan Anda temui di tempat lain. Nama Green Canyon diyakini berasal dari seorang turis Perancis yang datang ke lokasi Green Canyon sekarang pada tahun 1993. Karena air dan lumut berwarna hijau yang berlimpah maka wisatawan itu memberikan nama Green Canyon. Green Canyon terletak di Desa Kertayasa, Ciamis, Jawa Barat, sekitar 31 Km atau 45 menit berkendara dari Pangandaran.

10. Pulau Derawan, Kalimantan Timur


Tempat, Wisata, Indonesia, Yang, Mendunia

Derawan adalah surga tropis yang sempurna. Sinar Matahari yang hangat berpadu dengan pemandangan pantai pasir putih nan halus, pohon kelapa yang melambai, serta laut jernih yang berubah warna dari hijau ke biru kobal. Kehidupan bawah laut di sini luar biasa, Anda akan temukan kura-kura raksasa, lumba-lumba, ikan pari, duyung, barakuda, serta ubur-ubur stingless. Ikan Hiu Derawan di sini merupakan salah satu keragaman hayati yang berharga. Dengan kekayaan bawah lautnya maka tidak mengherankan apabila kemudian Derawan dikenal sebagai salah satu tujuan wisata menyelam terbaik di dunia.

Berada tak jauh dari daratan Kabupaten Berau di Kalimantan Timur, kepulauan Derawan terdiri dari 31 pulau dan yang paling terkenal di antaranya adalah Pulau Derawan, Maratua, Sangalaki, dan Kakaban. Di sini bersarang kura-kura hijau langka dan juga penyu sisik. Anda dapat menyaksikan setiap hari penyu bertelur di pasir atau berenang ke laut bersama kura-kura. Seluruh wilayah konservasi laut ini luasnya tidak kurang dari 1,27 juta hektar

11. Gua Kalisuci, Jogjakarta


Tempat, Wisata, Indonesia, Yang, Mendunia

Kabupaten Gunungkidul, merupakan kawasan perbukitan karst terluas di Daerah Istimewa Yogyakarta. Tak heran, jika di wilayah ini terdapat banyak lokasi gua, berikut sungai bawah tanahnya. Wisata minat khusus Kali Suci, misalnya. Wisata ini merupakan petualangan yang menawarkan keindahan gua sungai bawah tanah. Dengan menaiki ban dalam atau disebut cave tubing. Wisata petualangan ini adalah pertama kalinya di Indonesia dan ketiga di dunia. Gua sungai bawah tanah Kali Suci terletak di Dusun Jetis, Desa Pacarejo, Kecamatan Semanu, Kabupaten Gunungkidul berjarak sekitar 60 KM dari Kota Yogyakarta. 
Lokasi wisata ini cukup unik karena terdapat aliran sungai permukaan yang masuk mengalir kedalam goa hingga berhulu ke laut yaitu di Pantai Baron. Gua sungai bawah tanah Kali Suci memiliki karakteristik yang berbeda dibanding lokasi lain yang ada di Indonesia. Disamping mudah dijangkau, Kali Suci menyuguhkan pemandangan dalam gua yang eksotik. 
Di Indonesia, cave tubing di Kali Suci merupakan satu-satunya olah raga petualangan bawah tanah, setelah New Zeland Dan Mexico. Untuk menjaga keselamatan, tiap orang dilengkapi alat-alat safety seperti deker, pelampung, dan helm. Di samping itu, Balita dan penderita penyakit asma dilarang mengikuti petualangan ini. Karena di trip terakhir, atau sesampainya di lokasi finish, peserta harus menaiki lereng bukit, kembali ke permukaan tanah, setinggi 70 meter. Cave tubing di Kali Suci sekaligus juga sebagai sarana pengenalan dasar kawasan karst perbukitan kapur.
Itulah 11 tempat wisata di Indonesia yang sudah di kenal luas dunia. Mungkin masih banyak lagi tempat-tempat wisata yang lebih mempesona dan menakjubkan di Indonesia yang belum kami publikasikan di sini. Yang akan kami sajikan pada artikel yang akan datang. Semoga bermanfaat.


Sumber wikipedia



7 TEMPAT WISATA PALING MENYERAMKAN DI INDONESIA

7 Tempat Wisata Paling Menyeramkan Di Indonesia



- Pariwisata adalah segala sesuatu yang ada di daerah tujuan wisata yang merupakan daya tarik agar orang-orang atau wisatawan mau berkunjung ke tempat tersebut.

Biasanya para wisatawan datang ke tempat wisata untuk bersantai melepas lelah dari rutinitas kehidupan sehari-hari. Pemandangan alam yang menakjubkan serta fasilitas lain yang membuat hati kita menjadi nyaman dan segar.

Tapi bagaimana kalau yang kita datangi adalah tempat wisata yang indah dan menakjubkan itu juga menyeramkan? Berikut ini 7 Tempat Wisata Paling Menyeramkan Di Indonesia yang dapat kami rangkum. 

1. Lawang Sewu


7, Tempat, Wisata, Paling, Menyeramkan, Di, Indonesia


Lawang Semu merupakan sebuah gedung di Semarang, Jawa Tengah yang dulunya di pakai sebagai Kantor  Nederlands-Indische Spoorweg Maatschappij atau NIS. Bangunan yang didirikan pada tahun 1904 -1907 ini terletak di Bundaran Tugu Muda yang dahulunya disebut Wilhelminaplein

Bangunan ini oleh masyarakat setempat dinamakan Lawang Sewu (Seribu Pintu) dikarenakan bangunan ini memiliki pintu yang sangat banyak. Bangunan ini juga banyak memiliki jendela yang tinggi dan lebar, sehingga masyarakat sering menyebutnya sebagai Pintu Lawang. 

Bangunan yang dibangun pada zaman Belanda ini memang cukup terkenal. Tak hanya sebagai tempat wisata, tempat ini juga banyak menyimpan cerita mistis. Konon katanya jika kita datang pada jam 23.00 keatas, Penghuni ghaib penunggu bangunan ini sering menampakan dirinya berupa sesosok Noni Cantik bangsawan Belanda.

2. Kamar 308 Samudra Beach Hotel


7, Tempat, Wisata, Paling, Menyeramkan, Di, Indonesia

Hotel Inna Samudra adalah hotel bintang lima dikawasan Pelabuhan Ratu. Hotel ini mempunyai fasilitas yang lengkap mulai dari service yang baik, kolam renang, taman bermain hingga letaknya yang di pinggir pantai. Hotel ini didirikan pada tahun 1962 oleh Presiden Soekarno . 

Sebagian besar masyarakat di daerah Pelabuhan Ratu, sampai saat ini masih percaya akan kuasa yang memerintah di laut selatan ini. Maka untuk memperingati hal itu, tanggal 6 April ditetapkan sebagai hari nelayan bagi masyarakat Kota Pelabuhanratu, Sukabumi. Dimana dalam perayaannya, selalu dilaksanakan kegiatan "Pesta Laut" (Labuh Saji). Tujuannya, untuk memohon agar Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberikan perlindungan dan kemakmuran. Berkaitan dengan legenda serta kepercayaan dari sebagian masyarakat itulah, maka Samudra Beach Hotel Pelabuhan Ratu menyediakan sebuah ruangan khusus sebagai gambaran dari legenda Nyai Roro Kidul.

Beranikanlah diri Anda mengunjungi kamar 308, milik Nyai Roro Kidul. Kamar ini tak pernah sepi dari para pelancong, yang ingin meminta ilmu dan berdoa di kamar tersebut. Sampai Julia Perez, artis terkenal, pun menginap di tempat ini. Tenang saja, Anda tidak harus menginap, tetapi cukup membayar biaya sukarela sekitar Rp 35.000 untuk melihat dari dekat kamar ini.    

3. Pantai Selatan Pulau Jawa

7, Tempat, Wisata, Paling, Menyeramkan, Di, Indonesia

Boleh percaya boleh tidak. Namun, legenda Penguasa Laut Selatan itu hidup secara turun-temurun di sanubari masyarakat Pulau Jawa, khususnya kaum nelayan dan penduduk sepanjang pantai selatan Pulau Jawa (di tengah masyarakat itu terdapat banyak versi yang berkaitan dengan legenda Penguasa Laut Selatan – Red). Menurut legenda masyarakat pesisir selatan Jawa Barat, Nyi Loro Kidul adalah penjelmaan dari Putri Kadita, salah satu putri tercantik Prabu Siliwangi.

Sudut pandang ilmiahnya tentu saja tidak seperti cerita di atas. Bila disimak, kecelakaan yang menimbulkan korban jiwa lebih banyak terjadi di pantai landai berpasir dibandingkan dengan pantai terjal berbatu. Ini dapat dipahami mengingat wisatawan yang berenang umumnya terkonsentrasi di kawasan pantai landai berpasir. Sedangkan mereka yang berkunjung di pantai terjal berbatu biasanya tidak berani berenang, hanya bersantai ria sambil menikmati panorama pantai dari ketinggian.

Mengapa justru pantai landai berpasir yang sering meminta korban jiwa? Dengan analisis melalui pendekatan ilmu kebumian (geologi) dapat ditafsirkan, penyebab utama kecelakaan itu adalah kombinasi antara gulungan ombak dan seretan arus. Untuk itu perlu diketahui terlebih dahulu karakter ombak, konfigurasi dasar laut, dan mekanisme interaksi kedua faktor itu.


Karakter ombak laut (wave) di pesisir selatan Pulau Jawa, mulai dari pesisir Blambangan di Jawa Timur hingga Ujung Kulon di Propinsi Banten, umumnya berenergi tinggi dengan ombak besar. Ini karena pantai berbatasan langsung dengan laut lepas. Berdasarkan teori, ada tiga faktor pemicu terjadinya ombak, yaitu arus pasang-surut (swell), angin pantai (local wind), dan pergeseran (turun-naik) massa batuan di dasar samudera.

Di pantai selatan Pulau Jawa, kombinasi antara gelombang pasang surut dan angin lokal yang bertiup kencang, khususnya saat musim Barat, akan menimbulkan ombak besar. Di tempat-tempat tertentu, penggabungan (interference) antara gelombang swell dengan gelombang angin lokal – misalnya di Cimaja, Pelabuhanratu, atau di Karangbolong, Surade – dapat terbentuk ombak setinggi 2 – 3 m. Jenis ombak lain yang sangat berbahaya di Pantai Selatan adalah gelombang tsunami. Gelombang ini dipicu oleh pergeseran naik-turunnya massa batuan di dasar samudera. Interaksi antara ketiga jenis gelombang (swell, gelombang angin lokal, dan tsunami) itu diyakini dapat menghasilkan gelombang dahsyat yang tiba-tiba datang menyapu pantai.

Bentuk morfologi dasar laut di sejumlah lokasi Pantai Selatan juga sangat memungkinkan terjadinya hempasan gelombang dahsyat ke pantai yang sekaligus memicu terjadinya arus seretan.

Sebagai pantai yang mengalami pengangkatan (uplifted shoreline) dengan proses abrasi cukup kuat, profil pantai selatan umumnya memiliki zone pecah gelombang (breaker zone) dekat garis pantai. Akibatnya, zone paparan (surf zone) menjadi sempit. Bila terjadi interferensi gelombang, maka atenuasi ombak akan terjadi sehingga membentuk gelombang besar. Karena daerah paparannya sempit, meski gelombang akan pecah di zone pecah gelombang, hempasan ombaknya masih dapat menyapu pantai dengan energi cukup kuat.
Sistem arus di pantai dipicu oleh hadirnya arus di lepas pantai (coastal current) sebagai akibat sirkulasi air laut global. Dalam pergerakannya arus lepas pantai mengalami perubahan arah (deviasi) menjadi arus sejajar pantai (longshore current) akibat adanya semenanjung dan teluk.


Arus balik (rip current) menuju laut sering muncul di teluk akibat arus sejajar pantai yang berlawanan. Kekuatan arus balik ini akan bertambah bila dasar laut memiliki jaringan parit dasar laut (runnel atau trough). Jaringan parit merupakan saluran tempat kembalinya sejumlah besar volume air yang terakumulasi di pantai, khususnya di zone paparan dan zone pasang surut (swash) ke laut.

Arus balik tidak bergerak di permukaan karena pergerakannya terhalang hempasan ombak yang datang terus-menerus. Arus balik ini diperkirakan menjadi penyebab utama tewasnya korban yang sedang berenang di pantai. Karena selain memiliki daya seret kuat, arah gerakannya pun bersifat menyusur dasar laut menuju tempat yang lebih dalam.


Terjepit celah karang

Secara rekonstruktif diperkirakan, peristiwa terseretnya korban yang sedang berenang, diawali dengan hempasan dan gulungan ombak cukup kuat sehingga arus putar (turbulence current) pecahan ombak membuat korban terpental ke dasar laut. Hantaman ombak menyebabkan kepanikan sehingga koordinasi gerak tubuh menjadi kacau. Benturan kepala dengan benda keras pun dapat terjadi.


Akibatnya, korban tak sadarkan diri. Pada saat bersamaan arus balik langsung menyeret korban melalui jaringan parit dasar laut. Dalam waktu relatif singkat ia akan kehilangan kesadaran karena terjadi perubahan tekanan air laut secara tiba-tiba. Korban dengan cepat kehilangan panas tubuh (hipotermia), dan akhirnya tewas.


Bila di lokasi pantai landai berpasir banyak terumbu karang yang telah mati atau batuan keras menjorok ke laut – seperti di Karanghawu, Cisolok – potensi jatuh korban jiwa akan bertambah, karena jaringan parit dasar laut dapat terbentuk di celah-celah karang. Pada beberapa kasus, korban terseret arus balik kemudian terjepit di antara celah-celah karang. Tubuh korban pun tidak muncul kembali ke permukaan.


Ada beberapa hal penting yang dapat dilakukan. Untuk kepentingan pariwisata, legenda Nyi Loro Kidul tetap perlu dilestarikan, karena merupakan salah satu daya tarik budaya berbau mistik yang cukup disenangi wisatawan (domestik). Namun, perlu diusulkan penambahan petugas dan peralatan untuk penjaga pantai, khususnya di kawasan rawan kecelakaan. Pelaksanaannya dapat dilakukan melalui kerja sama dengan pengusaha, Lembaga Swadaya Masyarakat, pihak keamanan, dan sebagainya.

4. Tana Toraja


7, Tempat, Wisata, Paling, Menyeramkan, Di, Indonesia


Suku Toraja adalah suku yang menetap di pegunungan bagian utara Sulawesi Selatan, Indonesia. Populasinya diperkirakan sekitar 1 juta jiwa, dengan 500.000 di antaranya masih tinggal di Kabupaten Tana Toraja, Kabupaten Toraja Utara, dan Kabupaten Mamasa.


Mayoritas suku Toraja memeluk agama Kristen, sementara sebagian menganut Islam dan kepercayaan animisme yang dikenal sebagai Aluk To Dolo. Pemerintah Indonesia telah mengakui kepercayaan ini sebagai bagian dari Agama Hindu Dharma.


Dalam budaya/ adat masyarakat Toraja, Ritual kematian lebih dikenal dengan istilah Rambu Solo’, Rambu=Asap dan Solo’= turun. Dalam adat Tana Toraja, keluarga yang ditinggal wajib menggelar pesta sebagai tanda penghormatan terakhir kepada yang telah meninggal. Memang tidak dapat disangkal bahwa dalam adanya aluk (Ritus atau Lesoan Aluk) dalam rentetan upacara penguburan yang bersifat ritus. Contohnya memuja dan menghormati arwah orang yang telah meninggal melalui patung Ma’ Tau-Tau (tau=orang) yang dipuja melalui pemberian korban persembahan binatang serta tarian tertentu, salah satunya Ma’ badong. Ma’badong yaitu tarian ratapan yang diangkat bagi orang yang telah meninggal.

 ·         Ma’ Tau- Tau
Tau-tau (tau=orang) mempunyai nilai religius dan nilai sosial dalam kebudayaan Toraja. Tau- tau adalah patung atau boneka yang dibuat sebagai personifikasi dari seseorang yang sudah meninggal dunia. Namun yang dibuatkan patung, biasanya orang- orang yang sudah meninggal yang berasal dari golongan Bangsawan (Puang) (dirapai)’ pada saat upacara penguburannya, yaitu tau-tau nangka dan untuk bangsawan yang tidak mampu biasanya dibuatkan tau-tau lampa (lampa=bambu). Dalam membuat tau-tau ini dibutuhkan pemahat khusus atau Topande dan selama Topande membuat patung tau-tau, orang tersebut harus tidur didekat atau dibawah rumah tempat jenazah itu disemayamkan. Dalam proses pembuatan tau-tau, sebelum barang- barang dipersiapkan ataukah penebangan pohon yang akan dipakai biasanya terlebih dahulu diadakan upacara dengan mempersembahkan seekor ayam dan saat penentuan jenis kelamin tau-tau itu juga dilakukan upacara hingga pentabisannya (disabu). Tau-tau yang telah selesai dibuat akan diletakkan disamping jenazah yang akan diberlakukan selayaknya orang yang hidup seperti diberi nasi dan dikenakan pakaian/ perhiasan). Pakaian dan perhiasan yang dikenakan oleh patung menandakan status sosial orang yang telah meninggal tersebut dalam masyarakat. Saat jenazah dan patung diturunkan dari atas lumbung maka patung akan dikenakan pakain yang indah-indah. Tau-tau diberlakukan seperti ini karena orang-orang mempercayai bahwa patung tersebut memiliki jiwa dari jiwa orang yang telah meninggal tersebut (tau-tau adalah living dead). Jadi tau-tau tersebut harus dihormati disembah dan diratapi. Tau-tau juga dipakai sebagai penghubung antara manusia dan arwah orang yang telah meninggal tersebut(dipa’katui). 
Ma’tau-tau ini bersangkutan dengan penyembahan terhadap arwah nenek moyang. Sebuah kuburan batu besar yang (berisi banyak peti)i dan didepannya dipanjang tau-tau. (tempat ini telah menjadi kunjungan para wisatawan) yang berkunjuk ke Toraja.

5. Gua Borallah, Huta Pungkut, Tapanuli Selatan

7, Tempat, Wisata, Paling, Menyeramkan, Di, Indonesia

Gua Borallah adalah sebuah gua yang terletak di Desa Hutapungkut Julu, Kecamatan Kotanopan, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara, Indonesia.

Selain mempunyai misteri, goa ini mempunyai sejarah panjang yang begitu penting untuk di ingat dan dilestarikan. Sebab, goa ini pernah dipergunakan para pejuang kemerdekaan RI dulunya untuk persembunyian dan rapat dalam menyusun strategi dalam mengusir penjajajah dari bumi pertiwi ini, di antaranya H. Adam Malik, Tan Malaka, H. Sujak dan pejuang kemerdekaan lainnya.
 
Hal ini dibenarkan oleh Gozali Lubis (Mantan Kepala Desa Hutapungkut Julu) dan Burhan Lubis (Mantan Kepala Desa Hutapungkut Jae). ”Pejuang kemerdekaan RI, di antaranya H. Adam malik, Tan Malaka, H. Sujak dan pahlawan kemerdekaan lainnya pernah menggunakan goa ini untuk rapat dalam menyusun strategi mengusir penjajaha dari Indonesia. Di dalam goa ini terdapat ruang khusus tempat rapat yang sampai saat ini masih dapat dilihat keberadaannya”, ujarnya.
 
6. Gua Kontilola, Papua

7, Tempat, Wisata, Paling, Menyeramkan, Di, Indonesia

Gua Kontilola  adalah sebuah gua yang terletak di Wamena, Papua. Gua yang banyak menyimpan misteri ini merupaka tempat tinggal dari ribuan kelelawar dan sebuah lukisan aneh berbentuk mahluk alien.

Menuju ke Gua Kontilola tidaklah mudah. Lokasinya yang berada di puncak bukit membuat kami harus mendaki susunan anak tangga hingga tiba di mulut gua. Tapi lupakan segala bayanganmu akan letihnya mendaki, pemandangan hijau dan suasana sejuk di jalur menuju mulut Gua Kontilola dapat menghapus letih.

Suasana lebih dingin segera terasa saat saya tiba di mulut Gua Kontilola, mulut gua langsung menghubungkan kita ke sebuah aula raksasa. Berhias stalaktit dan stalagmit, gua horizontal ini tampak cantik dalam remang-remang kegelapan. Saya memandang ke atas dan melihat beberapa kelelawar terbang di atap-atap gua.


Ada yang menarik lagi di dalam gua ini, beberapa lukisan menyerupai manusia tercetak di dinding-dinding gua. "Lukisan itu konon bukan di buat oleh manusia, sudah ada disana sejak jaman nenek moyang. Lukisan yang menyerupai gambaran alien itu, mencoba merasionalisasi bagaimana cara manusia purba dapat memanjat dinding gua yang tinggi dan melukis disana. Sebuah gua di Wamena rupanya menyimpan sejuta misteri yang hingga kini pun tak ada yang tahu pasti kejelasannya. Gua Kontilola yang menjadi kerajaan ribuan kelelawar juga berisi lukisan aneh menyerupai manusia. Apakah alien yang melukisnya?

Gua ini merupakan istana kerajaan kelelawar, di ujung gua terdapat sarang kelelawar-kelelawar yang sangat besar. Pesona gua bukan hanya istananya kelelelawar tetapi beberapa puluh meter dari aula raksasa kita dapat menemukan aula lain yang layaknya hutan di dalam di dalam gua. Di tumbuhi oleh rimbunnya pohon yang di siram teriknya cahaya matahari, sungguh kontras dengan aula pertama.

7. Pulau Kumala, Tenggarong 

7, Tempat, Wisata, Paling, Menyeramkan, Di, Indonesia

Pulau Kumala terletak di tengah sungai Mahakam. Merupakan taman rekreasi perpaduan teknologi modern dan budaya tradisional. Pulau seluas 81,727 ha ini sudah dilengkapi beberapa fasilitas seperti sky tower setinggi 100 meter dan kereta gantung yang menghubungkan dengan wilayah seberang sungai Mahakam.

Di pulau ini sering terjadi penampakan-penampakan ghaib dikarenakan pada awalnya sebelum di jadikan tempat pariwisata pulau ini hanyalah sebuah hutan di tengah sungai yang di tumbuhi tanaman liar, pepohonan lebat dan binatang-binatang liar. Apabila sungai Mahakam meluap, pulau ini kerap tenggelam.

Itulah 7 Tempat Wisata Paling Menyeram Di Indonesia. Mungkin masih banyak lagi tempat-tempat wisata di Indonesia yang lebih menyeramkan lagi. Untuk itu silahkan Para Pembaca Sheare bila ada tempat-tempat wisata yang menyeramkan selain tempat-tempat tersebut di atas. Semoga artikel ini menambah wawasan kita semua.  

Dari berbagai sumber






  

PULAU MOYO, SURGA KECIL DI INDONESIA TIMUR

Pulau Moyo, Surga Kecil Di Indonesia Timur



- Moyo adalah sebuah pulau seluas 32.044,86 Kilometer persegi dengan ketinggian maksimum 671 meter dengan garis pantai 88 Km yang terletak di Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, Indonesia.

Pulau, Moyo, Surga, Kecil, Di, Indonesia, Timur

Pulau Moyo adalah sebuah obyek wisata kelas dunia yang ada di Indonesia. Wisatawan mancanegara seperti alm, Lady Diana, Mick Jagger pernah diberitakan berlibur ketempat ini. Pulau kecil yang sepi namun memiliki kekayaan alam yang luar biasa.

Pulau yang terletak di Teluk Saleh memiliki Taman Wisata Alam Laut dengan luas 6000 Ha.Taman Buru Pulau Moyo memiliki keaneka ragaman hayati yang cukup tinggi baik flora maupun faunanya. Type vegetasinya merupakan vegetasi hutan pantai dataran rendah. yang terdiri dari vegetasi pohon-pohonan, perdu atau semak belukar serta padang savana yang luas. Selain satwa yang di tetapkan sebagai satwa buru seperti rusa timor (cervus timorensis), Sapi liar (Bos Javanicus), Babi Hutan (Sus sp) serta beberapa burung yang tergolong langka yang di lindungi undang-undang juga terdapat di pulau ini seperti Kakatua Kecil Jambul Kuning ( caccatua sulphuree), Burung Gosong (Megapodius Reinwarditii), Koakiau (Philemon Buceroides), Beo Sumbawa (Gracula Religiose Venerate) serta berbagai jenis burung lainnya seperti Punglor (Zoothere sp), Ayam Hutan (Gallus sp), Elang Bondol (Haliastur Hindus) dan lain sebagainya.

Di samping keanekaragaman hayati tersebut terdapat juga beberapa obyek daya tarik wisata alam (ODTWA) seperti Air Terjun berundak Mata Jitu yang terdapat dibagian barat Pulau Moyo yang dapat di akses melalui desa Labuan Aji. Di beberapa tempat lainnya seperti di ai manis dan Tanjung Pasir terdapat gua yang merupakan tempat habitat Kelelawar dan Burung Walet (collocalia sp). 

Dengan keadaan pantai dan kondisi perairan serta potensi yang ada di dalamnya dapat di manfaatkan serta di kembangkan sebagai tempat berwisata seperti memancing, snorkeling, bersampan, menyelam dan sebaginya. 

Daya tarik lainnya di Pulau Moya adalah hamparan savana yang terdapat di lokasi Raja Sua dapat di lakukan kegiatan penjelajahan dan penyelusuran hutan, pengamatan burung (Bird Waching) yang merupakan lokasi yang tepat untuk berburu. 

Investasi Di Pulau Moyo

Menurut informasi Dinas Pariwisata Sumbawa, masih di buka lebar kesempatan berinvestasi di Pulau Moyo. Bila anda memerlukan informasi lebih lengkap tentang berkesempatan berinvestasi di Pulau Moyo, Anda dapat menghubungi Kantor Pariwisata Daerah Sumabawa di Jalan Bungor No. 1 Sumabawa Besar Telp: 0371 23714.

Obyek Wisata Pulau Moyo

1, Tanjung Pasir

Pulau, Moyo, Surga, Kecil, Di, Indonesia, Timur

Tanjung Pasir ini terletak diujung selatan Pulau Moyo, Di sini banyak terdapat brugak yaitu semacam bale yang dibuat sebagi tempat beristirahat yang sangat nyaman karena anginnya yang sepoi-sepoi sambil menikmati pemandangan laut yang indah. 

2. Ai Manis

Pulau, Moyo, Surga, Kecil, Di, Indonesia, Timur

Ai Manis adalah nama pantai dengan hamparan pasir putih yang sangat menawan. Pantai ini menjadi spot snorkling dan diving favorit karena keindahan nya tidak di lansekap nya saja namun di bawah air nya juga sangat menawan.

3. Mata Jitu


Air terjun ini dapat ditempuh dari desa Labuan Aji dengan sepeda motor atau ojek sekitar 30 menit dengan membayar ongkos ojek dan kontribusi ke dusun Labuan Aji. 

Pulau, Moyo, Surga, Kecil, Di, Indonesia, Timur

Dalam perjalanan menuju air terjun, kita dapat menikmati pemandangan alam seperti perkebunan jambu mete dan hutan. Pada sekitar air terjun terdapat 7 kolam dimana kita tidak diperkenankan mandi atau berenang disana, namun ada tempat khusus yang telah disediakan untuk kegiatan tersebut

4. Poto Jarum

Pulau, Moyo, Surga, Kecil, Di, Indonesia, Timur

Poto Jarum yang artinya ujung jarum adalah sebuah kawasan lindung di Pulau Moyo . Kawasan ini memiliki pantai yang indah dengan pasir putihnya yang sangat cocok bagi anda untuk snorkel atau berjemur (sunbathing).

Pantai Poto Jarum adalah kawasan yang di lindungi sehingga tidak ada bangunan yang membuat anda nyaman dalam keheningan. 

5. Brang Sedo

Pulau, Moyo, Surga, Kecil, Di, Indonesia, Timur

Brang Sedo adalah kawasan pantai yang cocok bagi anda untuk berkemah. Selain kita dapat menikmati pemandangan yang indah dan alami, kita juga dapat melakukan aktifitas snorkeling dan diving di kawasan ini.

6. Air Terjun Diwu Mbai

Pulau, Moyo, Surga, Kecil, Di, Indonesia, Timur

Diwu Mbai adalah  air terjun yang terletak di dusun Brang Rea. Di air terjun ini ada ayunan di atas permukaan airnya sehingga kita bisa  berayun-ayun sebelum terjun ke permukaan air yang jernih ini. 

7. Takat

Pulau, Moyo, Surga, Kecil, Di, Indonesia, Timur

Takat adalah sebuah gundukan karang yang terletak di lepas pantai dusun Labuan Aji. Tempat ini sangat asyik untuk snorkeling dan diving. Selain itu tempat ini juga sangat menakjubkan menyambut matahari tenggelam (sunset).

8. Rajasua

Pulau, Moyo, Surga, Kecil, Di, Indonesia, Timur

Rajasua adalah salahsatu diving site di Pulau Moyo dan Primadona dari Pulau Moyo.

9. Diving

Pulau Moyo mempunyai diving site diantaranya:
  • Tanjung Pasir (Table Coral)
  • Ai Manis (Table Coral and Rock)
  • Labuan Aji (Table Coral)
  • Rajasua
Cara menuju ke Pulau Moyo

Misalkan anda berada di luar wilayah Nusa Tenggara Barat, dan belum pernah mengunjungi Pulau Moyo di sebelah utara Sumbawa ini, ada beberapa alternatif untuk menuju ke sana: ambillah garis start dari Mataram. Anda bisa menggunakan jalan darat atau udara. Untuk darat, anda bisa menyewa mobil travel yang akan menempuh perjalanan kurang lebih 6 jam. Atau jika menempuh perjalanan udara, anda bisa menggunakan jasa Maskapai yang buka setiap hari dari Mataram-Sumbawa Besar. Pesawat Fokker 50 dan sebuah Maskapai yang terbang setiap Selasa dan Jumat akan menerbangkan anda ke selama 35 menit.

Jika sudah tiba di Sumbawa, berangkatlah ke pantai di Kenanga Beach Cottage. Dari sana anda bisa berangkat menggunakan kapal ke Pulau Moyo. Kapal akan berlabuh di Labuhan Aji, sebuah pelabuhan tempat para penduduk lokal dan backpacker menumpang kapal sumbangan Amanwana Resort yang gratis bagi penduduk lokal, dan dikenakan biaya Rp. 15.000 untuk yang bukan orang lokal.


Anda tak perlu khawatir soal mencari tempat tinggal. Anda bisa tinggal di rumah penduduk di dekat pantai atau di penginapan sederhana yang ada di sana. Jika anda memilih penginapan, anda mengeluarkan biaya sekira Rp. 150.000 per malam. Sudah termasuk makan tiga kali sehari.

Hanya memang anda harus bersiap-siap untuk kondisi seperti ini di Pulau Moyo: di pulau itu anda tak akan mendapatkan satu pun mobil, listrik hanya menyala pada malam hari, kondisi jalan tak rata, dan untuk menuju beberapa tempat tujuan wisata, seperti air terjun Mata Jitu dan Diwu Mbai, jalan menanjak dan sedikit berdebu.

Tapi sekali anda tiba di tempat tujuan, semua ‘petualangan’ itu akan terbayar lunas. Kesejukan hutan akan merangkul anda. Dingin air terjun di tengah hutan itu menunggu anda untuk menjamahnya.  

Dari berbagai sumber

  

PUDARNYA PASAR TERAPUNG SUNGAI BARITO DI BANJARMASIN

Pudarnya Pasar Terapung Sungai Barito Di Banjarmasin


Pudarnya, Pasar,Terapung, Sungai, Barito,Di,Banjarmasin

Pasar Terapung Muara Kuin atau Pasar Terapung Sungai Barito mulai tersingkirkan olek kemaruknya budaya barat yang ditunjang oleh pembangunan daerah yang selalu berorientasi ke daratan. 

Seperti diketahui bahwa Pasar Terapung Sungai Barito adalah pasar terapung tradisional yang berada diatas Sungai Barito di Muara Sungai Kuin, Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Pasar Terapung Muara Kuin merupakan pusaka saujana kota Banjarmasin

Para pedagang dan pembeli menggunakan jukung (perahu). Pasar yang mulai ramai setelah sholat subuh sampai dengan selepas pukul tujuh pagi ini "Matahri terbit memantulkan cahaya diantara transaksi mayur mayur dan hasil kebun dari kampung-kampung sepanjang aliran sungai Barito serta nak-anak sungainya".

Para pedagang yang umumnya wanita ini menggunakan perahu menjual hasil produksinya sendiri atau milik orang lain di sebut dukuh. Sedangkan para pembeli dari para dukuh ini untuk dijual kembali disebut juga penyambangan. Keistimewaan pasar disini adalah masih sering terjadinya sistem barter antar pedagang berperahu yang dalam bahasa Banjar disebut bapanduk

Kini Pasar Terapung Kuin dipastikan menyusul punah berganti dengan pasar darat. Banyak para wisatawan yang berkunjung ke Kuin harus menelan kekecewaan karena tidak di jumpai lagi adanya geliat eksotisme pasar di atas air.

Kepunahan Pasar Terapung Tradisional di daerah "seribu sungai" ini dipicu semakin banyaknya pasar modern budaya dari barat. Serta di tunjang dengan pembangunan daerah yang selalu berorientasi ke daratan. Jalur-jalur kanal di sungai perlahan-lahan musnah tergantikan dengan jalan-jalan darat. Masyarakat yang dulunya bangga memiliki Jakung (perahu) sekarang telah bangga memiliki sepeda motor atau mobil. 

Sumber wikipedia  

    

SURGA TERSEMBUNYI DI PANTAI SAWARNA BANTEN

Surga Tersembunyi Di Pantai Sawarna Banten


Surga, Tersembunyi, Di, Pantai, Sawarna, Banten

Pantai Sawarna, Banten, Indonesia


Pantai Sawarna yang terletak di Desa Sawarna, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Propinsi Banten, Indonesia ini merupakan pantai yang paling menakjubkan di Indonesia. Dengan panjang pantai mencapai 65 Km dengan dihiasi oleh pasir putih, air laut yang membiru serta barisan bukit yang menghijau.

Surga, Tersembunyi, Di, Pantai, Sawarna, Banten
Pantai Ciantir, Desa Sawarna, Banten, Indonesia

Di Desa Sawarna juga banyak terdapat tempat-tempat wisata lainnya yang saling berhubungan seperti Pantai Ciantir dengan barisan pasir putihnya serta jejeran pohon kelapa dan ombak yang menawan. Tak jauh dari Pantai Ciantir, Anda juga akan disuguhkan keindahan panorama yang sangat menakjubkan dari Pantai Tanjung Layar. Anda akan disuguhkan bentangan karang yang melingkari pantai ini. Dengan dua karang yang menjulang tinggi yang di jadikan Ikon Pantai Sawarna.

Surga, Tersembunyi, Di, Pantai, Sawarna, Banten
Ikon Pantai Sawarna

Jembatan besi adalah awal anda memasuki Surganya Desa Sawarna. Ketika memasuki lebih ke dalam lagi anda akan disuguhkan barisan panorama rimba yang lebat dengan aliran sungai yang cukup lebar namun dangkal. Anda bisa bermain di pantainya ditemani bertaburnya pasir putih yang berkilau di iringi deburan ombak dan angin laut sambil memandangi sunrise di Cakrawala. 

Surga, Tersembunyi, Di, Pantai, Sawarna, Banten
Sunset Tanjung Layar, Desa Sawarna

Salah satu daya tarik Pantai Sawarna ini adalah pengunjung berkesempatan  menikmati wisata ke gua yang banyak terdapat di pesisir Pantai Sawarna. Seperti Gua Lalay, Gua Sikadir, Gua Simaul, Gua Singalong dan Bukit Pasir Tangkil. Gua-gua di Pantai Sawarna berupa Gua Karst (batu gamping) yang terbentuk dari masa miosen awal. Dan satu lagi yang tak kalah uniknya yakni wilayah sepanjang pesisir pantai ini menyatu dengan Kisah Misteri Nyi Roro Kidul serta tempat ekplorasi Batu Bara bekas masa Kolonial Belanda.

Surga, Tersembunyi, Di, Pantai, Sawarna, Banten
Gua Lalay, Desa Sawarna


Keindahan dan pesona Pantai Sarwana adalah Deburan ombak dan gelombangnya yang sangat menantang bagi Anda penggemar Surfing. Buat anda yang suka bertualang diatas laut, anda juga bisa melakukan kegiatan berselancar (Surfing) karena di pantai ini ombaknya sangat menantang untuk ditaklukan bagi anda pencinta surfing. 

Surga, Tersembunyi, Di, Pantai, Sawarna, Banten
Sungai Desa Sawarna

Bagi anda yang ingin menikmati malam di Pantai Sawarna, di tempat ini juga banyak tersedia tempat penginapan yang tergolong murah. Dengan uang minimal Rp. 120.000/malam + makan. 

Bagi Anda yang hanya ingin berjemur, berselancar, mendaki, bertualang di gua, berkejar-kejaran di hamparan pasir putih, Pantai Sawarna merupakan pilihan yang tepat dan bijak. Wisata pantai adalah memang selalu menawarkan keindahan dan kenikmatan yang berbeda.

Surga, Tersembunyi, Di, Pantai, Sawarna, Banten
Surfing di Pantai Sarwana


Lokasinya yang mudah di jangkau hanya denga 2 jam perjalanan dari Jakarta, Anda tidak akan menyesal datang berwisata ke tempat ini. Karena keindahan Pantai Sawarna layak mendapatkan sebutan Surga Di Pantai Selatan

Dari berbagai sumber