Showing posts with label Fauna. Show all posts
Showing posts with label Fauna. Show all posts

PENEMUAN IKAN HANTU DI PALUNG MARIANA

Penemuan Ikan Hantu Di Palung Mariana


Penemuan, Ikan, Hantu, Di, Palung, Mariana

- Baru-baru ini para ilmuwan telah menemukan Ikan Hantu atau snailfish di laut terdalam saat melayang di depan kamera penyelam di kedalaman 26.716 kaki (8.143 meter) di Palung Mariana, Samudera Pasifik.

Tim ekspedisi yang dipimpin oleh Ilmuwan Kelautan Jeff Drazen dan Patty Fryer dari University of Hawaii mengatakan "ikan dengan warna putih serta bentuk yang sangat aneh dengan sirip yang sangat tipis serta ekor yang panjang seperti belut yang tidak pernah terlihat sebelumnya.

14 BURUNG TERINDAH DAN MENAKJUBKAN INDONESIA YANG MENDUNIA

14 Burung Terindah Dan Menakjubkan Indonesia Yang Mendunia


- Burung adalah anggota kelompok hewan bertulang belakang (vertebrata) yang memiliki bulu dan sayap. Jenis-jenis burung begitu bervariasi. 

Indonesia menjadi pemilik dari 1.594 jenis spesies burung dan menjadi negara kelima di dunia dari 10.000 jenis spesies burung yang berkembang biak. Hanya saja habitat yang banyak itu kini terancam punah akibat rusaknya habitat mereka untuk berkembang biak dalam mencari makanan. 

Dari sekian banyak spesies burung di Indonesia itu  ada beberapa spesies burung asli Indonesia yang sangat Indah dan Menakjubkan yang telah dikenal luas di dunia.

Berikut ini kami lampirkan 14 Burung Terindah Dan Menakjubkan Indonesia Yang Mendunia, selamat menyimak,    

1. Cendrawasih Biru


14, Burung, Terindah, Dan, Menakjubkan, Indonesia, Yang, Mendunia


Cendrawasih Biru (paradisaea rudolphi) adalah burung cendrawasih yang berukuran sedang dengan panjang sekitar 30 cm dari genus paradisaea. Burung ini berwarna hitam dan biru, berparuh putih kebiruan, kaki abu-abu, iris mata berwarna cokelat tua, disekitar mata terdapat dua buah setengah lingkaran putih dan sayap berwarna biru terang.

Burung Cendrawasih biru banyak terdapat di hutan-hutan pegunungan Papua bagian timur dan tenggara.  Umumnya dari ketinggian 1.300 - 1.800 meter di atas permukaan laut. Cendrawasih Biru ini pertama kali di temukan oleh Carl Hunstein dalam salah satu ekspedisinya di pulau Papua pada tahun 1884. Nama ilmiah spesies langka ini memperingati seorang putra mahkota dari Austria bernama Rudolf von Österreich-Ungarn.

2. Kakatua Raja


14, Burung, Terindah, Dan, Menakjubkan, Indonesia, Yang, Mendunia

Kakatua raja atau dalam nama ilmiahnya Probosciger aterrimus adalah sejenis burung Kakatua berwarna hitam dan berukuran besar, dengan panjang sekitar 60cm. Burung ini memiliki kulit pipi berwarna merah dan paruh besar berwarna kehitaman. Di kepalanya terdapat jambul besar yang dapat ditegakkan. Burung betina serupa dengan burung jantan.
Kakatua raja adalah satu-satunya burung di marga tunggal Probosciger. Daerah sebaran burung ini adalah di pulau Irian dan Australia bagian utara. Pakan burung Kakatua raja terdiri dari biji-bijian. Paruh burung Kakatua raja tidak dapat tertutup rapat, dikarenakan ukuran paruh bagian atas dan bagian bawah yang berbeda. Dan ini berguna untuk menahan dan membuka biji-bijian untuk dikonsumsi.

Walaupun spesies ini terancam oleh hilangnya habitat hutan dan penangkapan liar yang terus berlanjut untuk perdagangan, Kakatua raja masih sering ditemukan di habitatnya. Kakatua raja dievaluasikan sebagai beresiko rendah di dalam IUCN Red List. Spesies ini didaftarkan dalam CITES Appendix
3. Jalak Bali

14, Burung, Terindah, Dan, Menakjubkan, Indonesia, Yang, Mendunia
Jalak Bali (Leucopsar rothschildi) adalah sejenis burung pengicau berukuran sedang, dengan panjang lebih kurang 25 cm dari suku Sturnidae. Ia turut dikenali sebagai Curik Ketimbang Jalak. Jalak Bali memiliki ciri-ciri khusus, di antaranya memiliki bulu yang putih di seluruh tubuhnya kecuali pada ujung ekor dan sayapnya yang berwarna hitam. Bagian pipi yang tidak ditumbuhi bulu, berwarna biru cerah dan kaki yang berwarna keabu-abuan. Burung jantan dan betina serupa.

Endemik Indonesia, Jalak Bali hanya ditemukan di hutan bagian barat Pulau Bali. Burung ini juga merupakan satu-satunya spesies endemik Bali dan pada tahun 1991 dinobatkan sebagai lambang fauna Provinsi Bali. Keberadaan hewan endemik ini dilindungi undang-undang.
Jalak Bali ditemukan pertama kali pada tahun 1910. Nama ilmiah Jalak Bali dinamakan menurut pakar hewan berkebangsaan Inggris, Walter Rothschild, sebagai orang pertama yang mendeskripsikan spesies ini ke dunia pengetahuan pada tahun 1912.

Karena penampilannya yang indah dan elok, jalak Bali menjadi salah satu burung yang paling diminati oleh para kolektor dan pemelihara burung. Penangkapan liar, hilangnya habitat hutan, serta daerah burung ini ditemukan sangat terbatas menyebabkan populasi burung ini cepat menyusut dan terancam punah dalam waktu singkat. Untuk mencegah hal ini sampai terjadi, sebagian besar kebun binatang di seluruh dunia menjalankan program penangkaran jalak Bali.

Jalak Bali dinilai statusnya sebagai kritis di dalam IUCN Red List serta didaftarkan dalam CITES Appendix I.

4. Cendrawasih Merah

14, Burung, Terindah, Dan, Menakjubkan, Indonesia, Yang, Mendunia

Cenderawasih merah (Paradisaea rubra) adalah burung Cenderawasih berukuran sedang dengan panjang sekitar 33 cm, dari marga Paradisaea. Burung ini berwarna kuning dan coklat, dan berparuh kuning. Burung jantan dewasa berukuran sekitar 72 cm yang termasuk bulu-bulu hiasan berwarna merah darah dengan ujung berwarna putih pada bagian sisi perutnya, bulu muka berwarna hijau zamrud gelap dan diekornya terdapat dua buah tali yang panjang berbentuk pilin ganda berwarna hitam. Burung betina berukuran lebih kecil dari burung jantan, dengan muka berwarna coklat tua dan tidak punya bulu-bulu hiasan.

Endemik Indonesia, Cenderawasih merah hanya ditemukan di hutan dataran rendah pada pulau Waigeo dan Batanta di kabupaten Raja Ampat, provinsi Papua Barat.

Cenderawasih merah adalah spesial yang bersifat poligami. Burung jantan memikat pasangan dengan ritual tarian yang memamerkan bulu-bulu hiasannya. Setelah kopulasi, burung jantan meninggalkan betina dan mulai mencari pasangan yang lain. Burung betina menetaskan dan mengasuh anak burung sendiri. Pakan burung Cenderawasih Merah terdiri dari buah-buahan dan aneka serangga.

Berdasarkan dari hilangnya habitat hutan yang terus berlanjut, serta populasi dan daerah dimana burung ini ditemukan sangat terbatas, Cenderawasih Merah dievaluasikan sebagai beresiko hampir terancam di dalam IUCN Red List. Burung ini didaftarkan dalam CITES Appendix II.

5. Nuri Sayap Hitam

14, Burung, Terindah, Dan, Menakjubkan, Indonesia, Yang, Mendunia

Nuri sayap hitam atau Nuri merah-biak, yang dalam nama ilmiahnya Eos cyanogenia adalah sejenis nuri berukuran sedang, dengan panjang sekitar 30cm, dari suku Psittacidae. Burung nuri ini mempunyai bulu berwarna merah cerah, bercak ungu di sekitar telinga, paruh merah kekuningan, punggung hitam dan mempunyai iris mata berwarna merah. Burung jantan dan betina serupa.

Endemik Indonesia, Nuri Sayap-hitam hanya ditemukan di habitat hutan di pesisir pulau Biak dan pulau-pulau di Teluk Cenderawasih, Papua. Spesies ini sering ditemukan dan bersarang di perkebunan kelapa.

Dikarenakan dari hilangnya habitat hutan dan penangkapan liar yang terus berlanjut, serta populasi dan daerah dimana burung ini ditemukan sangat terbatas, Nuri sayap-hitam dievaluasikan sebagai Rentan di dalam IUCN Red List. Spesies ini didaftarkan dalam CITES Appendix II.

6. Cekakak Hutan-Melayu

14, Burung, Terindah, Dan, Menakjubkan, Indonesia, Yang, Mendunia

Cekakak-Hutan Melayu memiliki suara yang unik dan khas. Pada umumnya, mereka bersuara keras. Siulannya meninggi dan berbunyi "kwii-kwii...". Uniknya, setiap siulan tersebut dihasilkan sekitar satu nada per detik. Burung jenis ini tinggal di dalam hutan dan berburu dari tenggeran rendah. Tidak seperti suaranya yang keras, burung ini ternyata agak pemalu. Mereka hanya mencari mangsa dari atas tanah dengan membalik-balikkan daun-daunan.
  

7. Kasumba Kalimantan

14, Burung, Terindah, Dan, Menakjubkan, Indonesia, Yang, Mendunia

Kasumba Kalimantan atau sering juga disebut Luntur Kalimantan adalah salah satu spesies burung di dalam keluarga trogonidae yang dapat di temui di pulau Kalimantan, Indonesia. Habitat alaminya adalah pegunungan berhutan lembab subtropis atau tropis. Burung ini terancam punah akibat sedikitnya habitat mereka.

8. Burung Kipasan Sulawesi

14, Burung, Terindah, Dan, Menakjubkan, Indonesia, Yang, Mendunia

Burung Kipasan Sulawesi (Rhipidura teysmann), adalah spesies burung dalam keluarga Rhipiduridae. Burung ini adalah burung dengan populasi habitatnya endemik Pulau Sulawesi, Indonesia, alias hanya dapat ditemukan di tempat asalnya yang asli yaitu di Pulau Sulawesi.

Burung ini juga biasa disebut dengan nama, The Rusty-bellied Rhipidura teysmanni, Rusty-bellied Fantail, Kipasan Sulawesi Fantail.
  

9. Murai Batu

14, Burung, Terindah, Dan, Menakjubkan, Indonesia, Yang, Mendunia


Kucica hutan (Copsychus malabaricus), juga dikenal sebagai Murai batu merupakan burung pengicau yang keadaanya terancam akibat perburuan. Termasuk ke dalam famili Muscicapidae atau burung cacing. Tersebar di seluruh pulau Sumatra, dan sebagian pulau Jawa. Beberapa pakar menganggap ras dari Kalimantan Utara Kucica Alis-putih (Copsychus malabaricus stricklandii) sebagai spesies tersendiri.

 Memiliki tubuh hampir seluruhnya hitam, kecuali bagian bawah badan berwarna merah cerah hingga jingga kusam. Terdapat sedikit semburat biru di bagian kepala. Ekor panjang ditegakkan dalam keadaan terkejut atau berkicau. Badan berukuran 14-17 cm.

10. Ekek Geling Jawa

14, Burung, Terindah, Dan, Menakjubkan, Indonesia, Yang, Mendunia

Burung Ekek-geling Jawa dalam bahasa Inggris dikenal sebagai Javan Green Magpie dan mempunyai nama ilmiah Cissa thalassina. Sebelumnya, burung ini dianggap sebagai sub-jenis dari ekegeling (Short-tailed Magpie) yang mendiami Pulau Jawa dan Kalimantan.

Mengenal Ekek-geling Jawa. Burung langka dan endemik Jawa Barat ini merupakan burung dari keluarga Corvidae. Ukuran tubuh Ekek-geling Jawa berkisar 32 cm. Bulu pada tubuhnya didominasi oleh warna hijau dengan strip warna hitam pada mata dan strip warna coklat-berangan pada sayapnya dengan bulu-bulu tersiernya pucat. Paruh dan kaki berwarna merah. Iris mata berwarna coklat dan ekornya pendek.

Ekek-geling Jawa (Cissa thalassina) menjadi salah satu burung endemik Jawa Barat yang semakin langka dan terancam punah. Oleh IUCN Redlist, burung Ekek-geling Jawa ‘dianugerahi’ status Critically Endangered (Kritis). Seiring dengan semakin rusaknya habitat dan maraknya perburuan untuk menjadikannya binatang peliharaan, populasi ekek-geling atau Javan Green Magpie di alam liar diperkirakan tinggal 249 individu.

11. Javan Banded Pitta atau Paok Pancawarna

14, Burung, Terindah, Dan, Menakjubkan, Indonesia, Yang, Mendunia

Paok Pancawarna (Pitta guajana) adalah spesies burung dari keluarga Pittidae, dari genus Pitta. Burung ini merupakan jenis burung pemakan semut, kecoa, kumbang, siput, cacing, rayap, ula yang memiliki habitat di hutan primer, hutan sekunder tertutup, tersebar sampai ketinggian 1.500 m dpl.

Paok pancawarna memiliki tubuh berukuran sedang (22 cm). Tubuh gemuk, berwarna keemasan bergaris-garis. Kepala hitam dengan alis kuning mencolok dan khas. Punggung dan sayap coklat dengan garis sayap putih. Ekor biru. Dagu putih. Ras Jawa: dada dan sisi lambung bergaris-garis hitam dan kuning.

Burung jantan: ada garis biru pada dada atas.

Burung betina: lebih suram dan lebih merah. Iris coklat, paruh dan kaki hitam. Bersifat pemalu, kadang terlihat melintas jalan di hutan, namun lebih sering terdengar suaranya. Berlompatan cepat di sepanjang lantai hutan atau batang mati. Kadang di semak rendah, pohon salak atau rotan. Malam hari bertengger pada vegetasi rendah setinggi 1-3 m dari tanah.

Sarang berbentuk bola berongga dari vegetasi pada semak, satu meter diatas permukaan tanah. Telur berwarna keputih-putihan, jumlah 3-5 butir. Berbiak bulan Januari-Maret, September-Oktober.

12. Wilson's Bird of Paradise 

14, Burung, Terindah, Dan, Menakjubkan, Indonesia, Yang, Mendunia

Wilson's Bird of Paradise ini berbentuk kecil sampai dengan 21 cm. Burung jantan berwarna merah dan hitam dengan jubah kuning di leher, paruh hijau muda, kaki biru dan dua bulu ekor berwarna ungu yang melengkung. Sementara itu sang betina berwarna kecokelatan dengan mahkota berwarna biru. 

Burung ini merupakan epidemik Indonesia dengan daerah penyebaran di bukit dan hutan hujan dataran rendah kepulauan Waigeo dan Batanta di Papua Barat.

13. Stephanie Astrapia

14, Burung, Terindah, Dan, Menakjubkan, Indonesia, Yang, Mendunia

Stephanie Astrapia berukuran sekitar 37 cm, burung ini berwarna hitam dengan warna-warni kepala biru, hijau dan ungu. Di samping itu memiliki ekor panjang dengan warna hitam keunguan.

Burung betinanya berwarna cokelat gelap dengan kepala hitam kebiruan. Habitat aslinya ada di pegunungan di timur Papua.

14. Cendrawasih Panji Kings of Saxonyi

14, Burung, Terindah, Dan, Menakjubkan, Indonesia, Yang, Mendunia

Kings of Saxonyi (pteridophora alberti) adalah sejenis burung berkicau berukuran kecil. Dengan panjang sekitar 22 cm. Burung jantan mempunyai bulu berwarna hitam dan kuning tua. Di kepalanya terdapat dua helai bulu kawat bersisik biru langit mengkilap seperti panji yang panjangnya mencapai 40 cm. dan dapat di tegakkan sewaktu memikat sang betina. Oleh karenanya burung ini juga dinamakan Cendrawasih Panji.

Itulah 14 Burung Terindah Dan Menakjubkan Indonesia Yang Mendunia yang keberadaannya semakin sedikit dan lambat laun terancam dari kepunahan. Untuk itu marilah kita menjaganya agar burung-burung ini tetap hidup dan berkembang biak agar anak cucu kita tetap masih bisa menemuinya dimasa-masa mendatang.   
Wilson’s Bird of Paradise (Cicinnurus respublica)

Copy and WIN : http://bit.ly/copy_win






Kasumba kalimantan atau juga sering disebut Luntur kalimantan adalah salah satu spesies burung di dalam keluarga Trogonidae yang dapat ditemui di Indonesia dan Malaysia. Habitat alaminya adalah pegunungan berhutan lembap subtropis atau tropis. Burung ini terancam oleh hilangnya habitat mereka. - See more at: http://pulauterindah7.blogspot.com/2013/12/10-burung-langka-dan-endemik-pulau.html#sthash.BXeNFCMU.dpuf
Kasumba kalimantan atau juga sering disebut Luntur kalimantan adalah salah satu spesies burung di dalam keluarga Trogonidae yang dapat ditemui di Indonesia dan Malaysia. Habitat alaminya adalah pegunungan berhutan lembap subtropis atau tropis. Burung ini terancam oleh hilangnya habitat mereka. - See more at: http://pulauterindah7.blogspot.com/2013/12/10-burung-langka-dan-endemik-pulau.html#sthash.BXeNFCMU.dpuf

Wilson’s Bird of Paradise berukuran lumayan kecil sampai dengan 21 cm. Burun jantan adalah berwarna merah dan hitam dengan jubah kuning di leher, mulut hijau muda, kaki biru dan dua bulu ekor berwarna ungu yang melengkung. Semetara itu betina berwarna kecoklatan dengan mahkota biru.

Copy and WIN : http://bit.ly/copy_win
Wilson’s Bird of Paradise berukuran lumayan kecil sampai dengan 21 cm. Burun jantan adalah berwarna merah dan hitam dengan jubah kuning di leher, mulut hijau muda, kaki biru dan dua bulu ekor berwarna ungu yang melengkung. Semetara itu betina berwarna kecoklatan dengan mahkota biru.

Copy and WIN : http://bit.ly/copy_win

ANJING MERAH TIBET TERMAHAL DI DUNIA

Anjing Merah Tibet Termahal Di Dunia



Anjing, Merah, Tibet, Termahal, Di, Dunia

Anjing ras Mastiff merah Tibet atau Anjing Merah Tibet di akui sebagai Anjing termahal di dunia. Anjing ini laku terjual dengan harga 12 juta yuan China atau sekitar 21,9 milliar kepada seorang pengusaha batu bara asal Qiangdao,China.

Anjing ini dibeli dengan harga mahal karena selain  memiliki bulu yang sangat indah juga memiliki warna keberuntungan. Anjing dengan tinggi 80 Cm dan berat 90 Kg, Anjing Merah Tibet juga diyakini sebagai salah satu binatang suci yang membawa berkah kesehatan dan keselamatan bagi pemiliknya. Anjing Merah Tibet dipercaya memiliki jiwa reinkarnasi dari biarawan dan biarawati yang selama hidupnyabelum cukup berbuat baik.

Beberapa tokoh besar seperti Ratu Victoria dan Raja George IV dari Imggris tercatat pernah memiliki jenis anjing ini. Bahkan konon Genghis Khan melibatkan 30.000 ekor Mastiff Tibet untuk menaklukan Eropa. 

Rekor Harga Anjing termahal sebelumnya pernah dipegang oleh ras yang sama dengan nama Red Lion dengan harga Rp. 12.81 Milliar.


Sumber: timeslive.co.za

PENEMUAN KALAJENGKING KATAI DI GRAND CANYON

Penemuan Kalajengking Katai Di Grand Canyon


Penemuan, Kalajengking, Katai, Di, Grand, Canyon

Dua jenis spesies baru Kalajengking Katai telah di temukan pada sebuah gua di tepi utara Grand Canyon, Amerika Serikat.

"Tidak seperti Kalajengking pada umumnya spesies ini tidak memiliki ekor tetapi mempunyai racun yang sangat berbisa. Kalajengking ini menggunakan sengatan racunnya untuk memangsa korbanya dengan cara menjepitnya". ujar J.Judson Wynne, seorang   profesor assisten peneliti di Departemen Ilmu Biologi Notrhem Arizona University, di Flagstaff.

Gua kecil dimana spesies ini di temukan adalah gua dengan panjang 76 meter (250 kaki)  tetapi sangat mendukung untuk tempat beradaptasi bagi hewan-hewan tersebut. 

Sebelumnya para peneliti menemukan dua kalajengking palsu pada ekspedisi di sebuah gua di tepi utara pada Grand Canyon pada tahun 2005 dan 2007 lalu.

Untuk menginformasikan bahwa Kalajengking Katai ini adalah spesies baru, Tim peneliti membawa kedua spesies itu ke labolatorium untuk di analisa semua spesies pada suatu data untuk melihat spesies yang sama. Spesies ini memiliki kaki yang tebal dengan gundukan di alat penjepitnya. Sementara pada spesies yang lain ditak mempunyai gundukan yang setebal kalajengking katai ini. 

Mahluk yang di juluki Hesperochernes bradybaughii dan Tuberochernes cohni masing-masing berukuran 0.12 inci dan memakan inverterbrata kecil seperti springstails, kutu, tungau dan mungkin juga kriket yang hanya sebesar sebutir beras.

Kedua spesies ini dinamakan Jeff Bradybaugh yaitu untuk mengenang seorang peneliti gua dan mantan pengawas grand canyon-parashant Monumen Nasional  dan Theodore Cohn, seorang entomologi yang mengindetifikasi spesies baru di gua kriket yang meninggal pada tahun 2013 lalu.

Fakta mengatakan bahwa dua jenis kalajengking katai dapat hidup di dalam gua karena di dalam gua banyak terdapat sumber makanan bagi kalajengking katai. Gua ini juga tempat berkembangnya jangkrik terbesar di Arizona utara. Dan Kalajengking Katai dapat memangsa kriket atau kotoran serta jamur yang tumbuh di atas kotoran tersebut. 

Secara umum Kalajengking Katai adalah mahluk yang aneh. Tidak hanya pada penjepitnya yang kokoh untuk melumpuhkan mangsa-mangsanya mereka juga dapat membantu menopang sumber makanan baru bagi mahluk lainnya di tempat itu.

Sumber: discovery.com

         

8 PENEMUAN HEWAN RAKSASA DARI PENJURU DUNIA

8 Penemuan Hewan Raksasa Dari Penjuru Dunia


Sejumlah hewan raksasa di temukan dari berbagai penjuru dunia. Besarnya beberapa kali lipat dari ukuran normal yang kita kenal selama ini.

Seperti Buaya raksasa yang berhasil di tangkap di Philipina bebarapa waktu yang lalu. Berikut fenomena 8 Penemuan Hewan Raksasa Dari Penjuru Dunia yang berhasil kami himpun untuk anda.

1. Buaya

8, Penemuan, Hewan, Raksasa, Dari, Penjuru, Dunia

Seekor Buaya Raksasa dengan bobot 1.075 kilogram berhasil di tangkap di Philipina. Buaya dengan panjang 6,4 meter ini di tangkap oleh petugas penagkaran buaya dibantu oleh para warga di daerah Bunawan, Propinsi Agusan del Sur, Philipina. Para petugas dan warga membutuhkan 21 hari untuk menangkap buaya raksasa berjenis jantan ini.

2. Babi

8, Penemuan, Hewan, Raksasa, Dari, Penjuru, Dunia

Pada sebuah Liaoning Provincial Agricultural Museum, di Liaoning, China telah diawetkan seekor babi raksasa berbobot 900 Kg. Babi ini adalah yang terbesar di dunia.dengan panjang tubuh mencapai 2,5 meter dari mulai kepala hingga ekornya, lingkar pinggang 2,23 meter dengan taring sepanjang 1,14 meter ini dipelihara selama 5 tahun oleh Xu Changjin seorang petani dari Wafangdian. Sekarang ini babi tersebut telah diawetkan dan di pamerkan di museum.

3. Cacing

8, Penemuan, Hewan, Raksasa, Dari, Penjuru, Dunia

Pada tahun 2013 lalu. warga Kamboja dikejutkan oleh penemuan hewan asing yang menyerupai Cacing Raksasa.  

Mahluk misterius tersebut di temukan di sebuah kebun di Kamboja. Seorang narasumber menyebutkan hewan sepanjang 10 meter ini keluar dari dalam tanah 

4.Ikan Lele


8, Penemuan, Hewan, Raksasa, Dari, Penjuru, Dunia

Alexa Turnes wanita asal Spanyol ini secara tak sengaja berhasil menangkap seekor ikan lele raksasa dalam kailnya saat dia menemani sang suami yang pergi memancing. Ikan lele raksasa seberat 97,5 Kg dengan panjang mencapai 2.55 meter. Ini adalah ikan air tawar tebesar di dunia yang pernah di tangkap.

5. Tikus

8, Penemuan, Hewan, Raksasa, Dari, Penjuru, Dunia

Beberapa ilmuwan dan pembuat film bagi Program BBC "Lost Land of the Volcano" menemukan beberapa spesies baru Tikus Raksasa di pedalaman hutan Papua, Indonesia.

Tikus berbulu tebal itu mempunyai panjang mencapai 82 Cm dengan berat 1,5 Kg. Hewan pengerat pemakan sayuran itu menjadi Tikus yang palin besar yang pernah di temukan di dunia.

6. Kepiting

8, Penemuan, Hewan, Raksasa, Dari, Penjuru, Dunia

Seekor Kepiting Raksasa bernama Claudio berhasil di tangkap di lepas Pantai Tasmania Australia oleh seorang nelayan. Kepiting Raksasa dengan berat 6,8 Kg dengan lebar 38,1 Cm merupakan kepiting yang 100 kali lebih besar dari kepiting pada umumnya.

Claudio akan di pamerkan di pusat Sea Life di Weymouth, Dorset, Inggris. Tubuhnya masih bisa tumbuh lagi karena usia Claudio yang masih remaja.

7. Cumi-Cumi

8, Penemuan, Hewan, Raksasa, Dari, Penjuru, Dunia

Seekor Cumi-cumi Raksasa sepanjang 100 kaki berhasil di tangkap oleh kapal komersial nelayan Rusia. Cumi raksasa tersebut terjaring di kedalaman 50 meter. Nelayan tersebut terpaksa menyeret Cumi-cumi raksasa tersebut ke pinggir pantai karena jaring yang mereka gunakan tidak cukup untuk membungkus seluruh badan Cumi-cumi.

8. Ubur-ubur

8, Penemuan, Hewan, Raksasa, Dari, Penjuru, Dunia

Seekor ubur-ubur raksasa berdiameter 1,5 meter terdampar di pantai selatan Hobart, Tasmania, Autralia pada bulan Februari 2014 lalu. Hingga kini para ilmuwan masih meneliti spesifikasi spesies dari ubur-ubur tersebut.

Dr. Lisa-Ann Gershwin dari Lembaga Riset Pemerintah Commonwealth Sciencitific and Indrustrial Research Organization (CSIRO) mengatakan, para ilmuwan sudah menemukan spesiesnya, namun belum diklarifikasi. 

Itulah 8 Hewan Raksasa yang berhail di tangkap dari penjuru dunia. Semoga bermanfaat.  

baca juga : 
- 7 Penemuan Hewan Langka Di Hutan Kalimantan
- Mengungkap 7 Hewan Purba Yang Masih Hidup Di Indonesia

   

PENEMUAN IKAN IBLIS DI BAWAH PERMUKAAN LAUT PASIFIK

Penemuan Ikan Iblis Di Bawah Permukaan Laut  Pasifik


Penemuan, Ikan, Iblis, Di, Bawah, Permukaan, Laut,  Pasifik
"Ikan Iblis"

Seekor ikan langka berhasil ditemukan untuk pertama kalinya di kedalaman 600 meter dibawah permukaan Laut Pasifik di wilayah Monterey Canyon.

Ikan yang termasuk dalam spesies melanocetus anglerfish atau yang sering di sebut "ikan iblis" memiliki ukuran panjang sekitar 9 cm dengan antena yang mampu mengeluarkan cahaya di kepalanya. Ikan menyeramkan ini memiliki rahang yang besarnya melebihi ukuran tubuhnya. Dengan gigi-gigi yang tajam serta antena bercahaya di kepalanya yang berfungsi untuk memangsa korbannya. Seperti yang di lansir Mirror.co.uk, Rabu, 26 November 2014.

Penemuan ikan yang terbilang langka ini di dokumentasikan oleh Monterey Bay AquariumResearch Institute (MBARI) yang berbasis di California, Amerika Serikat.

Setelah diadakan penelitian lebih lanjut para peneliti dapat memastikan bahwa ikan melanecetus anglerfish yang ditemukan ini berjenis kelamin betina. Ini dapat dilihat dari bentuk ukurannya yang lebih besar dari yang jantan.

Untuk mempelajari jenis ikan langka ini lebih lanjut, Tim peneliti menyimpan ikan tersebut dalam sebuah tangki yang gelap dengan suhu air yang dingin, sama seperti di tempat habitat aslinya ketika pertama kali di temukan. Walaupun "ikan iblis" tersebut tidak akan bertahan lama di tempat tersebut.

Sumber: mirror.co.uk     

PENEMUAN BURUNG LANGKA DI SULAWESI DI TELITI OLEH PARA AHLI DUNIA

Penemuan Burung Langka Di Sulawesi Di Teliti Oleh Para Ahli Dunia


Penemuan, Burung, Langka, Di, Sulawesi, Di, Teliti, Oleh, Para, Ahli, Dunia

Sejak 15 tahun yang lalu penduduk desa di Sulawesi, Indonesia melihat keberadaan burung langka ini. Mereka melaporkan bahwa spesies burung ini tidak pernah dilihat sebelumnya. Burung yang memiliki ekor pendek dengan paruh yang sangat kuat serta bersayap pendek dari rata-rata lebar sayap pada umumnya.

Sejak tahun 1997 para peneliti belum mampu mengindenfikasi jenis burung ini dikarenakan keberadaannya sangat sulit di temui. Hingga pada tahun 2012 para peneliti berhasil menemukan dua spesies burung ini di Sulawesi Tengah untuk mengindensifikasikannya bahwa burung ini masuk dalam spesies baru burung-Gray Streaked Flycatcher Muscicapa griseisticta). 

"Burung ini memiliki suara yang keras jika di bandingkan dengan spesies burung di Asia pada umumnya", jelas peneliti Pam Rasmussen Assisten ilmu pengetahuan binatang menyusui dan burung Universitas Michigan. "Kami beruntung dapat membuat rekaman burung ini berkicau pertama kali". Walaupun spesies ini belum punah tapi dikhawatirkan akan cepat punah karena diburu.

Setelah dilakukan penelitian lebih lanjut disimpulkan bahwa spsies burung ini sangat mirip denagn spesies flycatcher coklat Asia (M. dauurica siamensis) dan dengan demikian para peneliti menamakan spesies burung ini Navjot Sodhi untuk menghormati ahli burung terkenal dari National University of Singapore 

Sumber: dumb-out.net